Ngintip Email Warga, Bush Dituntut




SAN FRANSISCO - Sebuah lembaga non-profit yang mengurus masalah hak Internet Amerika Serikat ( Electronic Frontier Foundation/ EFF) menuntut Presiden Amerika Serikat, George W Bush atas tuduhan melakukan pengintaian terhadap jutaan e-mail dan sambungan telepon warga secara illegal.

Seperti dilansir AFP, Jumat (19/9/2008), tuntutan itu merupakan kelanjutan dari kasus tahun 2006, di mana EFF menuntut raksasa telekomunikasi, AT&T karena telah membuka jaringannya agar dapat digunakan oleh National Security Agency (NSA) untuk memata-matai sambungan telepon warga.

"Tujuan kami melawan Bush adalah sama seperti ketika kami melawan AT&T. Kami menuntut untuk membongkar program mata-mata secepatnya," kata staf senior EFF, Kevin Bankston. Selama beberapa tahun NSA telah melakukan pengintaian ilegal lewat jaringan domestik AT&T dan database data pelanggan.

Tuntutan itu tak hanya ditujukan kepada Presiden Bush tetapi juga wakil presiden Dick Cheney serta direktur NSA. EFF mengatakan bahwa mereka memiliki bukti yang kuat jika NSA telah mengintai jutaan orang pelanggan AT&T.

Tahun 2008, Kongres Amerika Serikat, telah membuat Undang-Undang yang melarang pengawasan internet secara ilegal.

Kendati demikian, Bankston mengatakan, EFF tidak tertarik untuk membeberkan bentuk kegiatan dan tujuan mata-mata Amerika Serikat yang ditemukan. Menurutnya upaya memata-matai e-mail dan sambungan telepon merupakan tindakan yang melanggar hukum.
0 komentar



SYDNEY - Seorang bocah berusia 15 tahun asal Australia, dikenakan denda sebesar USD250.000 mencoba melakukan penggelapan uang bank melalui internet.

Seperti dikutip Sydney Morning Herald, Senin (8/9/2008), bocah yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut, pertama-tama mencoba mendaftarkan nama enam perusahaan bisnis untuk memperoleh account di bank. Strategi yang dia lakukan tergolong cukup unik karena untuk menghindari kecurigaan, ia membuka beberapa account dari institusi yang berbeda.

"Ia kemudian menulis sebuah cek yang akan digunakannya untuk membayar hutang, membeli barang-barang dan membuka account bank berikutnya," ujar jaksa penuntut dari pengadilan anak-anak di Perth Simon Formby.

Selain melakukan pemalsuan cek, anak tersebut juga telah melakukan pencurian kartu kredit dari dua orang konsumen restoran cepat saji tempat ia bekerja. Bahkan ia telah melakukan transaksi melalui telepon dengan kartu kredit tersebut namun pihak bank mengetahui kejanggalan ini dan membatalkan transaksi sesegera mungkin. Ketika si pencuri tersebut melakukan transaksi untuk yang kedua kalinya maka pihak bank langsung menelepon polisi. Pihak kepolisian pun berhasil melacak keberadaan anak tersebut dan meringkusnya di dalam rumah tinggalnya.

Anak warga negara Australia tersebut dinyatakan bersalah melakukan 33 kali penipuan antara tanggal 10 Maret hingga 3 Juli. Bahkan ia bersalah karena telah menipu pihak perbankan dengan cek palsu. Jika ia berhasil mencairkan seluruh cek dan kartu kredit yang ada maka ia berhasil mendapatkan sekira USD250.000. Sayangnya, tidak semua transaksi berhasil ditembusnya. Namun begitu, ia telah mengumpulkan sekira USD10.000.

Meskipun pelaku masih berada di bawah umur namun pihak pengadilan tetap akan memenjarakan dirinya, selain hukuman denda yang sudah pasti menimpanya. Menurut hakim, hukuman tersebut tetap dijatuhkan karena sang anak harus menyadari bahwa kejahatan yang ia lakukan benar-benar tindakan kriminal.
0 komentar

ilustrasi (ist)

ISLAMABAD - Tujuh narapidana terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah menyembunyikan telepon selular di dalam perut mereka.

Seperti dilaporkan cellular-news, Senin (1/9/2008), menurut kepala penjara Gulzar Ahmad Butt, departemen penjara Pakistan menemukan sebanyak 30 telepon genggam dari rectum tujuh Napi itu, ketika sedang melakukan pemeriksaan dengan metal detector. Rektum merupakan ujung dari usus besar yang letaknya berada dekat anus.

Petugas yang memeriksa kemudian langsung melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan ponsel-ponsel itu.

Atas perbuatannya itu, ketujuh napi terpaksa mendekam di Chakkis, sebuah penjara dengan ukuran yang sempit dan hanya diperuntukan bagi satu orang. Chakkis juga hanya mampu membuat penghuninya duduk ataupun berdiri.

Fenomena menyembunyikan HP di dalam tubuh merupakan suatu tindakan yang sangat berbahaya bagi keselamatan manusia. Beberapa tahun lalu seorang narapidana di Inggris juga melakukan hal serupa. Beruntung dia dapat diselamatkan tim medis dengan 200 jahitan di tubuhnya.
0 komentar

Situs Porno Mulai Kalah Pamor




NEW YORK
- Tren ternyata telah bergeser dan minat publik berubah seiring berkembangnya dunia maya. Sebuah penelitian berhasil melaporkan bahwa publik lebih tertarik mengakses situs jejaring sosial daripada situs porno.

Fakta terbaru ini ditemukan dari hasil analisa seorang maniak internet yang menganalisa kebiasaan lebih dari 10 juta pengakses internet dalam menggunakan search engine, Bill Tancer. Dari hasil pencariannya menunjukkan tinjauan terbaru tentang bagaimana masyarakat sudah berubah.

"Terdapat beberapa pola dalam penggunaan internet yang cenderung spesifik dan bisa diprediksikan, seperti pencarian soal info diet hingga pakaian pesta," ujar Tancer dalam sebuah wawancara seperti yang dikutip dari Reuters, Kamis (25/9/2008).

Hasil penelitiannya mengungkap bahwa kebanyakan orang mencari tahu tentang obat anti depresi sekitar bulan November atau menjelang perayaan Thanksgiving di wilayah Amerika Serikat. Namun ada penemuan yang mengejutkan dari penelitiannya.

"Trafik mengakses situs-situs jejaring sosial meningkat sedangkan trafik mengakses situs porno malah menurun," paparnya.

Menurut data yang didapat Tancer, sepuluh tahun lalu pencarian yang berhubungan pornografi mencapai 20 persen dari total pencarian di internet, kini hanya tinggal 10 persen dengan berkurangnya pengakses situs porno dari rentang umur 18 hingga 24 tahun.

"Menurut teori saya, para pengakses dari usia muda tersebut lebih banyak menghabiskan waktu dengan berteman di situs sosial daripada ?menengok? situs orang dewasa," terang Tancern.

Pergeseran minat lain yang Tancern temukan lagi adalah orang-orang lebih menyukai mengakses situs selebritis ketimbang situs yang berbau agama, politik, dan kombinasi diet. Ia juga mensinyalir bahwa pengguna internet sedang senang-senangnya mencari foto kandidat wakil presiden dari partai Republik, Sarah Palin, ketimbang informasi tentang kebijakan politik yang sudah ia buat selama karir berpolitiknya.

"Masyarakat lebih berfokus pada gambar diri, seperti banyaknya orang yang ingin tahu seberapa tinggi Obama hingga mencari fotonya di internet," jelasnya.

Namun Tancern juga menangkap adanya indikasi bahwa semakin cepatnya sebuah informasi menyebar, semakin luas juga tersebarnya informasi salah.

"Dengan meledaknya informasi salah di internet, Saya rasa suatu hari nanti akan ada seseorang yang mengembangkan piranti lunak untuk menyaring berita sehingga didapatkan informasi akurat," simpul Tancern.

Komentar Tancern tersebut dituturkan beberapa hari setelah seorang pencipta situs, Sir Tim Berners-Lee, yang membuat sistem untuk mengurutkan kebenaran dari situs internet sekaligus meluncurkan yayasan amal yang bertujuan mengembangkan internet ke masyarakat yang lebih luas.

Sebagai informasi, Bill Tancern juga berprofesi sebagai general manager dari sebuah perusahaan penelitian internet global, Hitwise, dan telah menelurkan buku berjudul Click: What Millions of People are Doing Online and Why it Matters.
0 komentar



JAKARTA - Di tengah maraknya pengakses video sharing YouTube, sekumpulan anak negeri membuat situs yang sama agar ketergantungan terhadap konten asing menurun sedikit demi sedikit.

Ide pembuatan situs video sharing ini sebenarnya muncul sejak 19 Juni tahun lalu. Selang beberapa lama, tepatnya 18 Januari 2008, situs video ini diluncurkan untuk pertama kalinya. Sejak kemunculannya tersebut hingga Agustus kemarin, pengunjung Beoscope telah berjumlah lebih dari 20.000 hits.

Sama halnya dengan YouTube, para pengunjung hanya membutuhkan emapat langkah mudah untuk memasukkan video ke dalam Beoscope. Setelah mengambil dan mengedit video yang diinginkan, pengunjung harus mendaftar terlebih dahulu di situs tersebut, untuk kemudian meng-uploadnya sehingga bisa dinikmati oleh pengunjung yang lain.

Video-video yang dapat diposting bisa dimasukkan dalam beberapa kategori seperti Funs V-Ads, V-Citizens News, Interest Category, I-Music, I-Movies dan Beos Focus.

Fun V-Ads merupakan kumpulan video-video yang bertema iklan. Dalam kategori ini pengunjung dapat mengupload dan melihat video-video berisi jual beli barang atau jasa. Mirip dengan iklan baris namun tampilannya tidak berbentuk teks melainkan video. Hal ini sangat memudahkan pengunjung untuk melihat kondisi barang yang akan dibeli atau diiklankan.

Kategori V-Citizen News merupakan kumpulan video yang berisi peristiwa-peristiwa menarik di Indonesia dan dunia. Video ini mirip dengan berita-berita breaking yang ada di televisi-televisi swasta namun bedanya, video-video ini merupakan hasil rekaman langsung dari para pengunjung.

Untuk I-Music dan I-Movies merupakan kategori video bakat dari para pengunjung. Beoscope menyamainya dengan istilah video dan musik independen hasil karya anak bangsa yang belum memiliki kesempatan mengenyam dunia industri musik dan film sebenarnya di Indonesia.

Sebagai langkah antisipasi menambah pundi-pundi, Beoscope mencoba peruntungannya dalam masa kampanye pemilu tahun 2009 nanti. Untuk itu, mereka pun menyediakan jalur khusus para caleg untuk mempublikasikan diri mereka sendiri melalui layanan inovatif My Screen.

My Screen tidak hanya berlaku bagi sang calon legislatif tapi juga memungkinkan setiap orang menyampaikan pandangan, visi, dan komentar pribadinya terhadap suatu persoalan yang terjadi di masyarakat.

Selama ini layanan MY Screen telah diisi oleh tayangan video beberapa tokoh yang menyampaikan beragam informasi, antara lain analisis dan prognosa marketing Indonesia oleh Hermawan Kartajaya, analisis tentang persoalan ekonomi terbaru yang disampaikan ekonom A. Tony Prasentiantono, video ceramah budaya sineas Garin Nugroho, video introduksi acara baru Wimar Witoelar dan� beberapa video menarik lainnya.

"Dibanding media lain, layanan My Screen harganya relatif murah, namun mampu menjangkau calon konstituen potensial dari kalangan remaja dan generasi muda, karena umumnya pengunjung Beoscope adalah dari segmen ini," ujar CEO Beoscope Anang Sudihardjo melalui keterangan resminya, Kamis (18/9/2008).

Selain itu, popularitas akses dapat dilihat secara real time dan kuantitatif dari jumlah hit video kampanye yang tertera di setiap video yang tayang di beoscope.com, sehingga dapat dianalisa dan dibandingkan kekuatan caleg dalam kegiatan kampanye.
0 komentar